INOVASI TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI SAWAH DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEMBANGUNAN PERTANIAN PADI DI KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT
Penulis: Pebi Fitria (E1D021044)
PENDAHULUAN
Indonesia sebagai salah satu negara Agraris
sehingga tidak heran mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani.
Mereka mengolah lahan yang ada untuk menunjang kehidupan mereka, namun penghasilan
yang didapatkan masih banyak yang rendah. Pertanian sebagai salah satu sektor penting
Indonesia hendaknya mendapatkan Perhatian serius dalam Pembangunannya. Pembangunan
pertanian merupakan salah satu sektor pembangunan
yang saling terkait dengan pembangunan ekonomi dan pembangunan nasional. Pertanian
merupakan salah satu pendukung majunya suatu perekonomian bangsa, Pertanian
identik dengan pedesaan dimana mayoritas wilayah Indonesia masih merupakan pedesaan.
Pembangunan pertanian diartikan
sebagai rangkaian berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan petani,
menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, memantapkan ketahanan
pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Sebagian besar aktifitas
sektor pertanian berada di pedesaan, sehingga pembangunan pertanian dan desa
dapat berjalan secara bersamaan. Pembangunan pertanian dan pedesaan membutuhkan
informasi spasial secara akurat agar ketepatan dalam perencanaan pembangunan
berkelanjutan dapat tercapai.
Salah satu daerah penghasil komoditi padi yang melimpah adalah Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat sehingga penerapan teknologi dalam usaha tani sudah dilaksanakan oleh pemerintah setempat.
METODE PENULISAN
Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pandangan dari penulis kemudian dituangkan menggunakan kata-kata dan bahasa dari penulis sendiri. Selain itu juga bersumber dari informasi yang didapatkan penulis melalui jurnal atau artikel di internet.
PEMBAHASAN
Menurut (Wahid,
2019) Pembangunan sering diartikan dalam istilah pertumbuhan dan perkembangan.
Pembangunan pertanian merupakan upaya peningkatan kesejahteraan pertanian baik
pada aspek sumberdaya manusia, produksi, dan aspek-aspek yang mendukung
lainnya. Salah satu upaya pembangunan pertanian adalah dengan inovasi dan
transformasi teknologi pertanian dari tradisional menjadi modern. Dengan
penggunaan teknologi ini produktivitas pertanian lebih efektif dan efisien
terhadap output dan waktu.
Pembangunan pertanian dan pedesaan di
Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat yang telah diupayakan pemerintah dengan
penerapan teknologi-teknologi seperti; Drone Sawah, Traktor , Combine Harvester
(Mesin pemanen padi), Mesin Transplanter (mesin tanam padi), dan Thresher (Mesin
Perontok Padi).Pemanfaatan dan Penguasaan teknologi pertanian berkaitan secara langsung dengan peningkatan
produktivitas, menekan biaya produksi, dan penciptaan nilai tambah.
1. Drone Sawah
Teknologi Drone Pertanian pada lahan sawah di Kabupaten Solok sudah banyak digunakan oleh kelompok petani. Pengaplikasian drone untuk kegiatan penyemprotan pestisida ini bisa menjadi solusi mengatasi kekurangan tenaga kerja serta dapat menekan pengeluaran biaya usaha tani. Dengan menggunakan drone cukup 2 orang operator mampu melakukan penyemprotan tanaman dilahan seluas 3 ha dalam waktu hanya 1 jam.
2.
Traktor
Traktor adalah alat yang digunakan untuk mengolah tanah biasanya menggunakan motor bakar sebagai penggerak. Sebelum traktor dibuat petani mengolah tanah menggunakan tenaga hewan seperti kerbau / sapi. Di Kabupaten Solok hampir semua petani sudah merasakan manfaat penggunaan traktor dan pemerintah memberikan bantuan traktor ke para petani. Traktor pertanian saat ini menjadi komponen yang tak terpisahkan dari pembangunan pertanian pedesaan .Orang-orang menyaksikan perkembangan yang pesat penggunaan traktor tangan sehingga banyak petani beralih dari menggunakan hewan ke penggunaan traktor.
3.
Combine
Harvester
Mesin combine harvester (Pemanen padi) adalah alat panen dengan 3 fungsi yaitu sebagai alat panen, alat perontok padi , dan pembajak sawah. Dengan mesin ini waktu pemanenan lebih cepat dan menghemat biaya upah buruh tani juga dapat mengurangi penyusutan hasil gabahnya. Mesin combine di Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat sudah mulai banyak di terapkan dan di sosialisasikan oleh pemerintah ke para petani karena penggunaan nya sangat efisien dan menguntungkan.
4.
Transplanter
Teknologi transplanter sudah mulai digencarkan pemerintah untuk diterapkan di Indonesia .Di Kabupaten Solok sudah ada beberapa petani yang menggunakannya walaupun tidak banyak. Mesin ini direkomendasikan oleh Litbang (Penelitian dan pengembangan) Kementerian Pertanian untuk memberikan jarak yang pas antar padi yang ditanam. Konsep teknologi pertanian ini menganut sistem jajar legowo dalam proses penanaman padi. Transplater dipercaya bisa meningkatkan produksi padi hingga 30%. Jarak yang tepat antar padi lebih memudahkan petani dalam hal perawatan. Ketika digunakan untuk menanam padi, mesin ini tidak akan tenggelam di lumpur sawah karena sudah dilengkapi dengan pengapung.
5.
Thresher
Thresher merupakan alat perontok padi menjadi gabah . Alat ini merupakan alat bantu bagi tenaga kerja petani untuk memisahkan gabah dengan jeraminya. Penggunaan thresher ini sudah banyak digunakan di kalangan petani , Di Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat pemerintah memberikan bantuan subsidi thresher ke petani guna meningkatkan produktivitas petani setempat.
KESIMPULAN
Pembangunan pertanian merupakan upaya
peningkatan kesejahteraan pertanian baik pada aspek sumberdaya manusia,
produksi, dan aspek-aspek yang mendukung lainnya Pembangunan pertanian pada
hakekatnya adalah pendayagunaan secara optimal sumberdaya pertanian dalam
rangka pencapaian tujuan pembangunan. Salah satu upaya pemerintah di Kabupaten
Solok Provinsi Sumatera Barat dengan inovasi / transformasi penggunaan teknologi-
teknologi pertaniann padi sawah yang
sangat membantu peningkatan produktivitas petani secara efektif dan efisien.
DAFTAR PUSTAKA
Winardi .(2014). Inovasi Teknologi Budidaya Padi Sawah Yang Telah Dan Sedang
Dikembangkan Di Sumatera Barat Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas Padi. Jurnal AGRITECH. Kabupaten, Sumatera
Barat.
Wangke, W. M., Suzana, B. O.
L., & Siagian, H. A. (2018). Penerapan Teknologi Usahatani Padi Sawah Di
Desa Sendangan Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa. Ase, 7(1),
53–57.
https://ngadipuro-widang.desa.id/artikel/2021/6/12/5-teknologi-pertanian-yang-diterapkan-di-indonesia
Komentar
Posting Komentar