PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN Di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong

Penulis : Aziz Rinaslyah Ramadhan (E1D021099)


PENDAHULUAN

        Pembangunan Pertanian adalah suatu proses yang menghasilkan terjadinya Perubahan Sosial (nilai-nilai atau norma sosial, interaksi sosial, perilaku, lembaga sosial, dan lain sebagainya). Dan Pertumbuhan Ekonomi (Produksi Pendapatan dan kesejahteraan masyarakat). Di Indonesia, pertanian tidak bisa dilepaskan karena Negara Indonesia sampai saat ini masih merupakan negara agraris. Oleh karena itu pertanian memegang peranan penting dalam memajukan perekonomian masyarakat. Sektor pertanian Indonesia tidak pernah lepas dari permasalahan yang setiap tahunnya selalu membuat petani kesulitan. Salah satu masalah sektor pertanian di Indonesia adalah teknologi pertanian.

        Pertanian merupakan roda penggerak ekonomi nasional. Sektor pertanian memegang peranan penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Keberadaan sektor pertanian telah memberikan kontribusi yang besar untuk pemerintah maupun masyarakat. Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi pertanian adalah dengan dilakukannya pengembangan pada sektor pertanian. Pengembangan sektor pertanian sendiri merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi pada masa yang akan datang. Pembangunan pertanian pada dasarnya adalah suatu proses perubahan pada berbagai aspek di bidang pertanian. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada mekanisme dan teknologi namun juga berdampak pada sistem sosial budaya. Dalam bidang pertanian, perubahan-perubahan sosial budaya petani akibat dari modernisasi adalah dengan diperkenalkannya mesin-mesin, seperti pemakaian traktor tangan. Modernisme kemudian muncul dalam semangat masyarakat yang mengandalkan industri dan mekanisasi, dimana mesin menjadi kunci utama.

        Dengan adanya peran teknologi pertanian maka diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian, serta memudahkan bagi para pengelola sektor pertanian untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal. Akan tetapi teknologi pertanian di beberapa wilayah mungkin masih belum sesuai untuk diterapkan secara keseluruhan, karena masih harus mempertimbangkan beberapa faktor seperti kondisi alam, tenaga ahli yang mengoperasikan peralatan, serta pengetahuan masyarakat tentang alat teknologi pertanian. Kemajuan dan pembangunan dalam bidang apapun tidak dapat dilepaskan dari kemajuan teknologi, revolusi pertanian didorong oleh penemuan mesin-mesin dan cara-cara baru dalam bidang pertanian. Apabila tidak ada perubahan dalam bidang teknologi maka pembangunan pertanian pun berhenti


PEMBAHASAN

        Traktor merupakan salah satu contoh dari adanya perkembangan teknologi di bidang pertanian. Traktor menggantikan peran manusia dalam melakukan pengelolaan tanah. Dengan adanya traktor mempermudah petani dan pemilik sawah dalam melakukan pengelolaan tanah, serta dapat mengefisiensikan waktu yang ada.

        Traktor pertanian didefinisikan sebagai suatu kendaraan yang mempunyai daya penggerak sendiri, minimum mempunyai sebuah poros roda yang dirancang untuk menarik serta menggerakan alat/mesin pertanian. Atas dasar bentuk dan ukuran traktor, maka traktor pertanian dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu traktor besar, traktor mini dan traktor tangan. Pada zaman dulu seorang petani dalam mengolah sawah masih menggunakan cara tradisional yaitu mencet sawah menggunakan bantuan kerbau atau sapi dengan adanya perkembangan teknologi alat yang digunakan untuk membajak sawah adalah berupa traktor.

        Dengan adanya modernisasi alat-alat pertanian tersebut memberikan dampak di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, diantaranya memudahkan proses bertani petani, perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Selain dampak positif yang dihasilkan dari modernisasi ada juga dampak negatif salah satunya yaitu modal yang besar yang harus disiapkan oleh petani untuk menyewa traktor ataupun membeli alat-alat pertanian yang modern.

        Dalam proses adopsi bentuk-bentuk teknologi dalam pertanian, tentu masyarakat mengadakan suatu bentuk penyuluhan. Penyuluhan dapat berperan dalam proses pembangunan masyarakat dalam bentuk usaha dengan menopang dua sisi yang saling berkepentingan yaitu pada masyarakat desa yang bersangkutan di satu pihak dan pemerintah di pihak lain. Namun berdasarkan wawancara dengan salah satu masyarakat setempat bahwa mereka mengadopsi mesin pertanian ini bukan karena melalui bentuk penyuluhan dari pemerintah melainkan karena adanya kesadaran masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Seperti salah satu wawancara yang telah di ungkapkan oleh masyarakat setempat bahwa adanya mesin ini bukan karena diberitahukan oleh orang lain atau saudara-saudara kami atau dari bentuk-bentuk penyuluhan pemerintahan apapun melainkan mereka menginginkan menggunakan mesin pertanian ini karena keinginan masyarakat petani itu sendiri walaupun mesin ini hanya dapat mereka sewa tiap kali mengolah lahan pertanian mereka, ada juga yang memiliki sendiri namun tidak banyak.


PENUTUP

1. Kesimpulan

            Berdasarkan dari pembahasan diatas tentang Pembangunan Pertanian Pedesaan di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong perubahan dari masyarakat yang menggunakan alat atau cara tradisional menuju masyarakat menggunakan alat dengan tekhnologi modern seperti traktor, maka dapat disimpulkan bahwa :

  • Persepsi masyarakat di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong pada pemanfaatan teknologi traktor sudah mereka rasakan bagaimana mengunakan teknologi traktor dengan proses megolah lahan dengan begitu cepat dan dapat meningkatkan hasil perekonomian pertanian di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.
  • Sebagian besar masyarakat di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong sangat berpartisipasi dalam mewujudkan pemanfaatan teknologi traktor yang ada, masyarakat sangat memahami pentingnya teknologi traktor bagi kehidupan masyarakat petani dan melihat secara langsung bagaimana persepsi masyarakat dan peran pemerintah dalam memahami atau menangapi pemanfaatan teknologi traktor untuk kesejatraan para petani di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.
  • Saran

2. saran

Berdasarkan dari kesimpulan diatas, adapun saran yang dapat saya sampaikan, yaitu:

-Pemerintah daerah dan dinas pertanian agar lebih memperhatikan masyarakat di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, khususnya yang berpropesi sebagai petani dan tidak secara langsung mereka juga yang berperan dalam mengawasi perkembangan para petani yang berada di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

-Di perlukan usaha permarintah daerah dan masyarakat agar tetap bekerjasama dalam meningkatkan hasil peranian, supaya pertanian yang di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong lebih meningkat dari sebelumnya.

-Pengolahan berbasis masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi traktor pada wilayah pertanian perlu di optimalkan dengan cara memberikan pengetahuan agar hasil pertanian masyarakat meningkat sesuai dengan yang di harapkan para petan


                                                                                                                                                                                                                                                                                                           

Daftar Pusataka :

https://www.litbang.pertanian.go.id/tahukah-anda/209/ https://agricsoc.faperta.ugm.ac.id/2018/09/16/pentingnya-teknologi-di-bidang- pertanian-untuk-peningkatan-produktivitas-pertanian/ http://digilib.uinsgd.ac.id/20951/ https://www.researchgate.net/publication/341806924_Modernisasi_Alat_Pertanian_di

_Cikoro_Gowa_2005-2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS MANFAAT PEMBANGUNAN BENDUNGAN DAN IRIGASI TERHADAP KETERSEDIAAN AIR SAWAH BAGI PETANI DI DESA SUNGAI IPUH KABUPATEN MUKOMUKO

Teknologi Mesin Pertanian Rice Transplanter Inovasi Pembagunan Pertanian Di Desa Tapak Siring Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung barat

PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PHT PADI SAWAH DENGAN MEMANFAATKAN AGENSIA HAYATI DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KELURAHAN SEMARANG KOTA BENGKULU