PENGEMBANGAN AGROWISATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DI DESA KARANG JAYA
Penulis: Sasi Kirana (E1D021034)
PENDAHULUAN
Sektor pertanian berperan penting dalam menyerap tenaga kerja dan memberi kesempatan pendapatan bagi sebagian besar rumah tangga masyarakat pedesaan di Indonesia. Indonesia merupakan negara agraris beriklim tropis yang mempunyai potensi hasil bumi melimpah berupa komoditas hasil pertanian sub sektor tanaman pangan, perkebunan, hortikultura dan peternakan dengan banyak keragaman jenis.
Agrowisata didefinisikan sebagai sebuah rangkaian kegiatan wisata dengan memanfaatkan potensi pertanian sebagai objek wisata, baik berupa panorama alam kawasan pertaniannya maupun keunikan dan keanekaragaman aktivitas produksi dan teknologi pertaniannya serta budaya masyarakat pertaniannya (Palit, Talumingan, & Rumagit, 2017).
Pengembangan aktivitas agrowisata secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan persepsi positif petani serta masyarakat akan arti pentingnya pelestarian sumber daya lahan pertanian. Pengembangan agrowisata akan menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapat petani di luar nilai kuantitas produksinya. Selain itu, pengembangan kegiatan agrowisata dapat melestari-kan sumber daya, melestarikan kearifan dan teknologi lokal, dan meningkatkan pendapatan petani atau masyarakat sekitar agrowisata (Subowo 2002).
PEMBAHASAN
Desa Karang Jaya berada pada ketinggian 900-1200 dpl dengan 60% luasan wilayahnya adalah Kawasan Pertanian Holtikultura dan palawija.Disamping memiliki udara yang sejuk (16 -21 derajat) Desa karang Jaya juga terdapat fasilitas Publik yang cukup mendukung Hotel/Home Stay, Rumah Makan, Pusat Jajanan/ Oleh-oleh dan lainnya.
Mayoritas penduduk di sini bekerja sebagai petani, dimana dengan mengembangkan agrowisata dapat membantu perekonomian masyarakat desa karang jaya. Berbagai jenis petanian yang ada di desa karang jaya dapat dikembangkan atau berpotensi untuk dijadikan agrowisata. Diantaranya perkebunan buah seperti buah jeruk, strawberry, pisang dan salak, kemudian perkebunan sayur-sayuran dan juga budidaya tanaman hias. Dimana para wisatawan nantinya akan melihat keindahan perkebunan, melihat proses produksi pertanian yang dilakukan oleh para petani setempat juga dapat membeli dan memetik sendiri sayur atau buah lagsung dari lahannya dengan carayang benar yang akan di ajarkan oleh para petani disana. Selain itu desa ini juga telah memiliki beberapa agrowisata juga sarana dan prasarana yang dapat menunjang serta mendukung pengembangan agrowisata yang lebih luas dan lebih baik lagi di desa karang jaya.
Dengan adanya Agrowisata yang menunjang telah berdampak Ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Desa Karang Jaya. Dengan adanya peluang usaha dan pengembangan agrowisata ini masyakat bisa merasakan dengan mendapatkan penghasilan lebih dari lahan pertaniannya yang dijadikan agrowsiata dan dikunjungi oleh para wisatawan, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan softskill mereka dimana yang tadinya tidak tahu menjadi tahu mengenai perkembangan pariwisata, yang tadinya masyarakat hanya mendapatkan pemasukan atau penghasilan dari hasil tani yang dijual saja tapi dengan adanya perkembangan pariwisata yang bisa menambah pemasukan yang akan meningkatkan kualitas hidup mereka. Serta yang paling penting adalah masyarakat akan selalu meningkatkan kelestarian lingkungan dan sumber daya lahan pertanian mereka.
KESIMPULAN
Jenis pertanian di desa ini ada berbagai macam, diantaranya buah buahan, sayur-sayuran dan juga tanaman hias yang dapat menjadi daya tarik dan di kembangkan menjadi agrowisata. Dengan adanya agrowisata ini dapat berdampak pada perekonomian masyarakat desa, menambah peluang usaha, menciptakan tenaga kerja, meningkatkan softskill masyarat yang tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup merekan, serta masyarakat akan terus menjaga dan meningkatkan kelestarian sumber daya lahan pertanian di desa ini.
SUMBER
Kartika, T., & Edison, E. (2021). Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat Di Desa Lamajang Kabupaten Bandung. Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata , 4 (2), 179-198. doi: 10.35729/jhp.v4i2.68
Pambudi, S., Sunarto, N., & Setyono, P. (2018). Strategi Pengembangan Agrowisata dalam Mendukung Pembangunan Pertanian - Studi Kasus di Desa Wisata Kaligono (Dewi Kano) Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo
SURYAWAN, I., WINDIA, I., & SARJANA, I. (2018). Model Partisipasi Petani dalam Pengembangan Agrowisata di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal Of Agribusiness And Agritourism) , 7 (3), 415. doi: 10.24843/jaa.2018.v07.i03.p11
Komentar
Posting Komentar