PENGGUNAAN ALAT BANTU PERTANIAN DI DESA KABUPATEN EMPAT LAWANG

 Penulis : Shovia Alkeysa Mardila_E1D021100

PENDAHULUAN

Pembangunan merupakan proses perubahan yang direncanakan dan merupakan suatu kegiatan yang berkesinambungan, berkelanjutan dan bertahap ketingkat yang lebih maju dan lebih baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka pembangunan harus dilakukan secara bertahap di segala bidang dan sektor maupun sub sektor secara terencana dan terprogram. Salah satu cara mencapai keberhasilan pembangunan adalah dengan adanya pembangunan ekonomi.

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi pusat perhatian dalam pembangunan nasional, khususnya yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan hasil-hasil strategis terutama yang menyangkut komoditas pangan. Pengelolaan dan pemanfaatan hasil-hasil produk pertanian ini diharapkan dapat dilakukan secara lebih terencana dengan pemanfaatan yang optimum serta dapat dinikmati oleh seluruh penduduk Indonesia. Di lain pihak, luas lahan pertanian yang semakin sempit digilas oleh lahan perumahan dan lahan industry serta jumlah penduduk yang semakin tinggi berdampak terhadap sulitnya pemenuhan komoditas pangan khususnya dan kehidupan generasi yang akan datang pada umumnya. Oleh karena itu, masalah pertanian menjadi sangat kompleks karena berkaitan dengan hajat hidup masyarakat sekarang dan yang akan datang.

Pembangunan pertanian merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dari pembangunan ekonomi dan pembangunan nasional. Hasil kajian pembangunan ekonomi di berbagai negara menunjukkan bahwa terdapat mekanisme keterkaitan antara pembangunan pertanian dengan pembangunan industri dan jasa. Keberhasilan pembangunan pertanian terutama dalam meningkatkan pendapatan dan ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat akan memacu berkembangnya sektor industri dan jasa serta mempercepat trasformasi struktur perekonomian nasional. Bukti-bukti empiris juga menunjukkan bahwa ketangguhan sektor industri akan semakin kokoh apabila didukung oleh berkembangnya sektor pertanian yang tangguh dan berkelanjutan, sehingga nampak keterkaitan antara pertanian, industri dan jasa.

METODE PENULISAN

Dalam penulisan ini dilihat oleh penulis dari segi pandang kepada masyarakat didesa air kelinsar, Sumatra selatan dan juga sumber-sumber dari internet seperti jurnal dan buku sebagai pendukung tulisan ini.

PEMBAHASAN

Sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah, karena sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat, sebagai instrument pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja, serta sumber kehidupan. Dalam sektor pertanian maka tak luput daripada peranan alat, pengelompokan alat dan mesin pertanian tidak lepas dari definisi alat itu sendiri. Perbedaan mendasar antara alat dan mesin dapat di bedakan dari hal yang umum karna sebuam mesin memiliki poros sedangkan alat tidak, sehingga mesin bisa saja digerakan dengan tenaga manusia maupun secara otomatis. Berkaca dari sistem pertanian modern yang telah diterapkan di negara-negara maju, seperti Jepang, Amerika, dan China. Pola pertanian di Indonesia harus segera berbenah. Pasalnya, sebagian besar petani di Indonesia belum mampu memaksimalkan perkembangan alat, teknologi dan memanfaatkan alat-alat pertanian modern untuk mendongkrak produktivitas area persawahan.



Ngayuman adalah alat yang dapat digunakan sebagai alat untuk menanam benih tanaman dengan cara yang Lebih mudah digunakan tanpa harus membungkukan badan atau jongkok alat ini juga Dapat memindahkan tanaman dengan lebih mudah tanpa harus menggali tanah.dengan Alatnya yang simple mudah untuk dibawa,Kuat dan tahan lama,Harga lebih ekonomis dan Lebih aman untuk digunakan.
jika pada alat tradisional yang biasanya menggunakan bambu tentunya sangat lah berbeda, contohnya saja menggunakan bambu masih sambil jongkok atau membungkuk, memotong rumput, mencungkil tanaman, lalu membuat lubang hal itu masih sangatlah susah untuk digunakan sehingga kan menyebabkan sakit pinggang. tetapi dengan menggunakan ngayuman maka perkerjaan tersebut akan terbilang lebih mudah karna dilakukan bisa sambil berdiri sehingga tidak membuat pinggang sakit dan alat ini juga dapat digunakan membuat lubang, memindahkan tanaman, mencabut tanaman, memasukan benih, serta memotong rumput dengan dua mata pisau sehingga lebih mudah dan cepat.

KESIMPULAN
Dengan alat ini para petani sangat terbantu sekali pada saat melakukan proses pembersihan rumput liat beserta pada saat proses pengayuman dan juga mengatasi terjadinya sakit pinggang.Diharapkan dengan ter implementasinya alat ini di masyarakat, masyarakat dapat mempergunakan alat ini dengan sebaik mungkin serta dari alat ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di desa Tejamulya. Serta dari hadirnya alat ini di kemudian hari dapat lebih berkembang jadi lebih baik lagi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS MANFAAT PEMBANGUNAN BENDUNGAN DAN IRIGASI TERHADAP KETERSEDIAAN AIR SAWAH BAGI PETANI DI DESA SUNGAI IPUH KABUPATEN MUKOMUKO

Teknologi Mesin Pertanian Rice Transplanter Inovasi Pembagunan Pertanian Di Desa Tapak Siring Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung barat

PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PHT PADI SAWAH DENGAN MEMANFAATKAN AGENSIA HAYATI DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KELURAHAN SEMARANG KOTA BENGKULU