PENGGUNAAN PERALATAN MODERN DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PERTANIAN DI DESA PAGAR GADING, KECAMATAN PINO RAYA, KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Penulis : Chenny Amaixe Lupita (E1D021015)


PENDAHULUAN 

Pertanian merupakan sektor utama penghasil bahan-bahan makanan dan bahan-bahan industri yang dapat diolah menjadi bahan sandang, pangan, dan papan yang dapat dikonsumsi maupun diperdagangkan, maka dari itu pembangunan pertanian merupakan bagian dari pembangunan ekonomi.

Pembangunan Pertanian merupakan suatu proses yang ditujukan untuk selau menambah produksi pertanian untuk tiap-tiap konsumen, yang sekaligus mempertinggi pendapatan dan produktivitas usaha tiap-tiap petani dengan jalan menambah modal dan skill untuk memperbesar turut campur tangannya manusia di dalam perkembangan tumbuh-tumbuhan dan hewan (Bappeda, 2016).

Intensifikasi pertanian ditunjukkan dari kegiatan petani meningkatkan hasil produksi pada sebidang lahan melalui pemanfaatan teknologi pertanian mulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih dan bibit, pengaturan sistem pengairan, pemupukan, obat pengendali hama penyakit, peralatan bertani manual dan sebagian mekanis (Dumasari, 2020). Salah satu penerapan teknologi pertanian dalam pembangunan pertanian adalah penggunaan peralatan modern seperti traktor, cultivator, sprayer, combine dan lainnya.

Pada tulisan ini akan membahasan penerapan teknologi modern sebagai upaya pembangunan pertanian yang ada di Desa Pagar Gading, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan. Teknologi modern yang dimaksud ini adalah peralatan pertanian modern meliputi traktor, sprayer dan combine.


METODE PENULISAN 

            Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pandangan dari penulis kemudian dituangkan dengan menggunakan kata-kata dan bahasa dari penulis sendiri. Selain itu, tulisan ini bersumber dari informasi baik dari narasumber maupun sember-sumber lainnya. Narasumber dari penulisan ini merupakan masyarakat dari Desa Pagar Gading.


PEMBAHASAN 

            Salah satu upaya pembangunan pertanian adalah dengan transformasi peralatan pertanian dari tradisional ke modern. Alat tradisional merupakan alat sederhana seperti cangkul, ani-ani, tugal, parang, garu, sekop, garpu dan sebagainya. Sedangkan alat modern adalah alat yang lebih maju dan lebih efektif serta efisien dibanding alat tradisional seperti cultivator, rotavator, traktor, sprayer, dan combine.

            Desa Pagar Gading, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan salah satu desa yang telah berupaya dalam pembangunan pertanian melalui peralatan modern. Peralatan pertanian yang sudah mulai masyarakat gunakan dalam uahatani mereka adalah traktor, sprayer, dan combine. Dalam pembangunan pertanian mekanisasi pertanian memberikan kontribusi untuk menurunkan biaya produksi, meningkatnya hasil dan menurunnya susut hasil, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan usahatani.

Traktor 

Traktor didefinisikan sebagai suatu kendaraan yang mempunyai daya penggerak sendiri, minimum mempunyai sebuah poros roda yang dirancang untuk menarik serta menggerakan alat/mesin pertanian. Tujuan penggunaan traktor dalam pengolahan tanah adalah untuk menciptakan keadaan fisik tanah yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman dengan peralatan yang bekerja secara mekanis dan berskala besar. Masyarakat Desa Pagar Gading sudah cukup lama mengenal traktor ini dalam menjalankan usahataninya. Penggunaan traktor ini sangat membantu petani dalam mengolah lahan. Dengan adanya traktor ini pengolahan lahan jauh lebih mudah, menghemat tenaga kerja dan memudahkan proses penanaman. Sehingga upaya pembangunan pertanian juga dapat terlaksana karena alat ini mampu meningkatkan produktivitas usahatani, dan meningkatkan produksi.

Sprayer


Sprayer merupakan alat yang berfungsi untuk memecah cairan yang disemprotkan menjadi butiran-butiran halus, biasanya digunakan untuk menyemprotkan cairan pestisida, pupuk, dan lain-lain. Prinsip kerjanya adalah larutan dikeluarkan dari tangki akibat dari adanya tekanan udara melalui tenaga pompa yang dihasilkan oleh gerakan tangan penyemprot. Pada waktu gagang pompa digerakan, larutan keluar dari tangki menuju tabung udara sehingga tekanan di dalam tabung meningkat. Di Desa Pagar Gading Alat ini sudah ada dan digunakan petani dalam berusahatani. Biasanya penggunaan alat ini untuk penyemprotan pestisida pada tanaman sawit, kopi, sawah dll. Dengan penggunaan alat ini proses pengaplikasian pestisida pada lahan jauh lebih efektif dan efisien. Sehingga produktivitas usahatani meningkat dan pembangunan pertanian turut berjalan.

Combine Harvester

    Combine harvester merupakan suatu alat yang praktis untuk digunakan karena mempunyai tiga fungsi yakni memotong ,merontokkan dan mengemaskan padi. Penggunaan alat ini di Desa Pagar Gading sudah mulai diterapkan. Dengan penggunaan alat ini dapat menghemat waktu dan juga tenaga kerja serta meningkatkan kuantitas hasil panen padi. Sehingga penggunaan alat ini mampu menjadi upaya pembangunan pertanian.


KESIMPULAN 

Pembangunan pertanian ditujukan untuk peningkatan hasil dan produktivitas usahatani melalui penambahan modal ataupun skill. Salah satu upaya pembangunan pertanian adalah transformasi teknologi dari tradisional ke modern. Di Desa Pagar Gading upaya ini berupa penggunaan peralatan pertanian modern seperti traktor, sprayer dan combine harvester. Penggunaan alat-alat ini sangat membantu dalam peningkatan kuantitas dan kualitas serta produktivitas usahatani masyarakat Desa Pagar Gading.


DAFTAR PUSTAKA 

Dumasari. 2020. Pembangunan Pertanian: Mendahulukan Yang Tertinggal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bappeda. 2016. Pembangunan Pertanian. Sumber : https://bappeda.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/pembangunan-pertanian-47 [diakses 2022 Oktober 10]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS MANFAAT PEMBANGUNAN BENDUNGAN DAN IRIGASI TERHADAP KETERSEDIAAN AIR SAWAH BAGI PETANI DI DESA SUNGAI IPUH KABUPATEN MUKOMUKO

Teknologi Mesin Pertanian Rice Transplanter Inovasi Pembagunan Pertanian Di Desa Tapak Siring Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung barat

PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PHT PADI SAWAH DENGAN MEMANFAATKAN AGENSIA HAYATI DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KELURAHAN SEMARANG KOTA BENGKULU