PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT DENGAN PEREMAJAAN (REPLANTING) DI KABUPATEN MUKOMUKO
Penulis : Anggun Saputri (E1D021033)
PENDAHULUAN
Sub
sektor perkebunan sebagai salah satu bagian dari pertanian dalam arti luas
merupakan komponen utama yang penting dalam perekonomian Indonesia. Di mana
hampir setiap tahunnya selalu di adakan pembukaan lahan-lahan baru untuk sektor
perkebunan. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang
memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Kelapa sawit
menjadi salah satu
komoditas perkebunan yang perkembangannya cukup pesat dibandingkan
dengan komoditas lain terutama terjadi di Sumatera dan Kalimantan.
Kabupaten Mukomuko
merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Bengkulu yang
memiliki potensi tanaman
perkebunan. Usaha perkebunan
di Kabupaten Mukomuko sebagian
besar dilakukan oleh rumah tangga perkebunan rakyat
dan sisanya oleh
perusahaan pekebunan.
Kelapa sawit
sebagai salah satu
komoditas yang memiliki
peranan penting sebagai penghasil
devisa negara terbesar
perlu diberikan perhatian untuk menunjang
keberlangsungan produktivitasnya.
Oleh karena itu
pada tulisan ini membahas hal yang mempengaruhi produktivitas kelapa sawit di Mukomuko Provinsi Bengkulu.
METODE PENULISAN
Pada artikel ini,menggunakan metode penulisan
dengan kata-kata penulis yang merupakan pandangan dari penulis kepada
pembangunan pertanian di Kabupaten Mukomuko. Selain itu, tulisan ini bersumber
dari informasi lain seperti internet, jurnal dan buku sebagai pendukung dari
tulisan ini.
PEMBAHASAN
Kabupaten
Mukomuko merupakan penghasil sawit terbesar di Provinsi Bengkulu, dan
diperkirakan akan terus bertambah areal penanamannya seiring dengan
meningkatnya permintaan minyak nabati dunia dan kenaikan harga tandan buah
segar (TBS). Produktivitas kelapa sawit rakyat di Kabupaten Mukomuko17.954 Kg/ha/tahun,
dapat digolongkan rendah bila dibandingkan dengan produktivitas kelapa sawit
swasta yang bisa mencapai 35.000 Kg/ha/tahun.
Umur
tanaman kelapa sawit yang sudah berumur tua menyebabkan produksi yang
rendah.Tanaman tua dengan produktivitas rendah atau dibawah 13 ton
TBS/Ha/Tahun, sehingga kurang menguntungkan bagi petani. Pada umumnya petani
menggantungkan penghasilannya dari produksi TBS. Salah satu upaya untuk
meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit adalah dengan peremajaan
(replanting). Kepala Dinas
Pertanian Kabupaten Mukomuko menyatakan ada sekitar 341 hektar perkebunan
kelapa sawit di Mukomuko yang akan diremajakan (replanting).
Replanting
merupakan suatu istilah yang umum dikenal di dunia perkebunan yang berarti
menanam kembali (tanaman sejenis dengan tanaman sebelumnya) dengan alasan
tanaman asal sudah terlalu tinggi, sehingga sulit dipanen,terlalu tua atau
produktivitasnya dianggap terlalu rendah,dan jenis tanaman masih memiliki
prospek yang baik. Secara umum, teknik replanting kelapa sawit terdiri dari
tanam ulang total (TUT), tanam ulang bertahap (TUB) underplanting, tanam ulang bertahap
(TUB) interplanting, intercropping dengan tanaman pangan pada masa vegetatif
dan intercropping dengan tanaman tahunan selama siklus tanaman.
Alasan penting dilakukannya replanting:
- Meningkatkan produktivitas tanaman yang sudah menurun dengan meremajakan tanamannya. Sebagai pedoman, jika reratanya sudah kurang 10 ton/ha/tahun maka sudah layak diremajakan.
- Memudahkan pemanenan karena tanaman sudah terlampau tinggi.
- Mengganti bibit dengan bibit yang lebih unggul dan lebih tinggi produktivitasnya.
- Memperbaiki tingkat kerapatan tanaman, terutama jika jumlah tanamannya di bawah 80 pohon/ha.
KESIMPULAN
Untuk
peningkatan produktivitas kelapa sawit di Mukomuko dilakukan peremajaan
(replanting). Peremajaan
tanaman (replanting) dilakukan agar hasil produksi kebun sawit tidak menurun
secara drastis. Pada tahap ini diperlukan perencanaan yang matang dan
terperinci untuk menghindari terjadinya kerugian selama kegiatan peremajaan.
DAFTAR
PUSTAKA
Alfayanti
Zul E.2013. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit Rakyat
di Kabupaten Mukomuko. Jurnal Agrisep. Vol.13(1):
1-10
Hakim
Memet & Cucu Suherman.2018. Replanting
Kelapa Sawit. Penebar Swadaya. Jakarta.
Antara.2020. Mukomuko Tuntaskan Replanting Sawit di
Lahan 562 Ha. https://www.bpdp.or.id/mukomuko-tuntaskan-replanting-sawit-di-lahan-562-ha.
Diakses pada 14 oktober 2022 pukul 19.00 WIB.
Redaksi.2022. Tiga Poktan Kerjakan Replanting 341 Hektar. https://radarutara.rakyatbengkulu.com/tiga-poktan-kerjakan-replanting-341-hektar/. Diakses pada 14 oktober 2022 pukul 19.30 WIB.
Komentar
Posting Komentar