PERMUDAH DISTRIBUSI HASIL BUMI LEWAT PEMBANGUNAN JALAN USAHA TANI DI SIANTAR SIMALUNGUN

Penulis : Indah Permata Sari (E1D021031)



PENDAHULUAN

Pertanian merupakan salah satu tulang punggung pembangunan nasional dan implementasinya harus sinergis dengan pembangunan sektor lainnya. Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting karena penunjang akses masyarakat dari suatu daerah ke daerah lain. Salah satunya adalah jalan lingkungan yang ada di perdesaan yang dapat difungsikan sebagai , jalan usaha tan ke lahan, dan jalan penghubung pusat perekonomian. Pelaku pembangunan pertanian ini meliputi departemen teknis terkait, pemerintah daerah, petani, pihak swasta, masyarakat, dan pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya.

Salah satu kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pertanian Indonesia memiliki banyak potensi, sejarah pertanian telah membawa  revolusi yang besar dalam kehidupan manusia. Kebudayaan masyarakat yang tergantung pada aspek pertanian diistilahkan sebagai kebudayaan agraris.

Pembangunan Pertanian adalah suatu proses yang ditujukan untuk selau menambah produksi prtanian untuk menambah produksi pertanian untuk tiap-tiap konsumen, yang sekaligus mempertinggi pendapatan dan produktivitas usaha tiap-tiap petani dengan jalan menambah modal dan skill untuk memperbesar turut campur tangannya manusia dan pemerintah di dalam perkembangan tumbuh-tumbuhan dan hewan milik petani.

METODE PENULIS

            Metode yang digunakan dalam penulisan  ini yaitu disusun dengan menggunakan kata-kata dari penulis yang merupakan hasil kesimpulan dari berbagai informasi baik dari narasumber maupun berbagai sumber-sumber lainnya. Narasumber dalam penyusunan artikel ini berasal dari daerah Siantar Simalungun, Sumatera Utara.

PEMBAHASAN

Sektor pertanian masih menjadi sektor yang berperan penting bagi perekonomian masyarakat di daerah Siantar Simalungun Salah satu sektor pertaniannya yaitu pertanian pangan (komoditas padi) , Perkebunan, dll. Pembangunan jalan tersebut agar dapat memperkuat arus jalan, dan dapat melancarkan tranportasi demi lancarnya hasil pertanian di lingkungan tersebut dan dapat meningkat kan perekonomian masyarakat khususnya di wilayah ini, pada umumnya untuk masyarkat Desa Siantar.

Jalan usaha pertanian persawahan di Desa Siantar Simalungun, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba Samosir (Toba) akhirnya diperlebar dan diperkeras (telford). Sehingga transportasi kenderaan menuju lokasi pertanian menjadi lancar. Petani bersyukur atas pembangunan yang bersumber dari Dana Desa. Sebelumnya jalan usaha pertanian ini memiliki Lebar 1 meter - 2 meter sepanjang sekitar 300 meter dan tidak bisa dilalui oleh pengangkutan roda empat dan roda dua untuk mengangkut hasil pertanian sawah berupa padi  jagung, Jahe, dan tanaman lainnya. dan hasil bumi lainnnya karena sepanjang jalan berlumpur dan banyak digenangi air sawah.Sekdes Siantar Simalungun mengatakan peningkatan pembangunan jalan usaha akan memudahkan dan memperlancar pengangkutan dan transportasi hasil bumi warga petani seperti padi sawah .

Dalam proses pembangunan, partisipasi masyarakat merupakan prasyarat utama yang akan melandasi keberhasilan dalam proses pembangunan di desa. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan tidak hanya dipandang sebagai bagian dari proses tetapi juga merupakan bagian tujuan, dimana partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator tingkat keberhasilan khususnya program pembangunan Desa. Oleh karena itu partisipasi masyarakat dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai alat untuk menyelenggarakan pembangunan dan sebagai tujuan pembangunan itu sendiri.

KESIMPULAN

Partispasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan terlihat bahwa masyarakat Desa Siantar Simalungun cukup tanggap dalam memahami permasalahan di desanya. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan dapat dilihat dari keterlibatan masyarakat dalam memberikan sumbangsih tenaga dan uang. namun pada kenyataannya tidak semua masyarakat mampu memberikan partisipasinya karena sepenuhnya biaya pembangunan diserahkan kepada pihak pemerintah. Partisipasi dalam evaluasi dapat terilihat pada keterlibatan masyarakat dalam menilai hasil pembangunan.

SARAN

Selanjutnya diharapkan kepada pemerintah desa dan masyarakat dapat menjalin hubungan dan kerjasama yang baik. dengan tujuan yang sama yaitu keberhasilan pembangunan Desa yang nantinya akan berdampak baik pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Asmara Andi. 2011.Pembangunan Pertanian ( Studi Kasus Kelurahan Mekar Wangi , Bogor). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri. Jakarta.

Muta’ali Lutfi. 2012. Daya Dukung Lingkungan Untuk Perencanaan Pengembangan Wilayah. Badan Penerbit Fakultas Geografi. Universitas Gadjha Mada.

Nugroho Iwan. 2012. Pembangunan Wilayah Perspektif Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. LP3ES anggota IKAPI. Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS MANFAAT PEMBANGUNAN BENDUNGAN DAN IRIGASI TERHADAP KETERSEDIAAN AIR SAWAH BAGI PETANI DI DESA SUNGAI IPUH KABUPATEN MUKOMUKO

Teknologi Mesin Pertanian Rice Transplanter Inovasi Pembagunan Pertanian Di Desa Tapak Siring Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung barat

PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PHT PADI SAWAH DENGAN MEMANFAATKAN AGENSIA HAYATI DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KELURAHAN SEMARANG KOTA BENGKULU