Saluran Sawah Irigasi Menciptakan Pertanian Maju Dan Berkelanjutan Di Desa Ketaping, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan

Penulis : Jarmi Puspita Sari (E1D021036)

Mengupload: 681730 dari 681730 byte diupload.

ABSTRAK

Peranan sektor pertanian dalam meningkatkan pembangunan ekonomi pedesaan serta  menciptakan pertanian maju dan berkelanjutan khusunya saluran irigasi pada sektor persawahan yang bertujuan untuk membantu para petani dalam mengalirkan air dari sumber air seperti sungai, waduk, bendungan secara langsung ke petak-petak sawah melalui jaringan saluran tersier yang menjadi solusi bagi para petani ketika lagi musim kemarau atau iklim tidak stabil. Dengan dibangunnya sektor pertanian yang baik maka hal ini akan berdampak baik bagi daerah pedesaan dalam hal meningkatkan pendapatan petani yang didukung pertanian yang terus maju dan berkembang.

            Keywords : ekonomi pedesaan, pembangunan, irigasi, maju dan berkelanjutan

PENDAHULUAN

            Indonesia dikenal sebagai Negara agraris yang perekonomiannya bertumpu pada subsektor pertanian. Sektor pertanian merupakan sektor strategis dalam pembangunan nasional, peran sektor pertanian memacu perekonomian dapat dilihat lebih luas terutama dalam konteks mendistribusikan hasil-hasil pembangunan kepada masyarakat diwilayah pedesaan serta penyediaan bahan pangan, lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Salah satu subsektor pertanian yang menjadi andalan yaitu subsektor persawahan (Surya, 2018)

            Pembangunan pertanian memberikan sumbangan kepada masyarakat serta menjamin bahwa pembangunan menyeluruh itu mencakup penduduk yang hidup dari bertani, yang jumlah besar dan untuk tahun-tahun mendatang. Maka dari itu untuk meningkatkan sektor pertanian diperlukan optimalisasi sistem pengairan yaitu dengan irigasi. Ketersediaan air irigasi sebagai faktor teknis (biologi) merupakan salah satu pilihan strategis yang dapat ditempuh untuk peningkatan produksi beras, produksi pertanian di masa mendatang akan terus dipengaruhi dengan ketidakpastian iklim yang terus berdampak terhadap gejolak pasukan air, terjadinya kekeringan dan banjir, yang terjadi menjadi ancaman bagi usahatani (Basri, 2021)

            Irigasi merupakan komponen penting bagi kegiatan pertanian di Indonesia yang sebagian besar berada di wilayah perdesaan. Irigasi diperlukan kelembagaan yang kuat, mandiri, dan berdaya sehingga pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan, dan pada akhirnya mampu meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani dalam ketahanan pangan nasional. Irigasi menjadi pendukung keberhasilan pembangunan pertanian dan merupakan kebijakan pemerintah yang sangat strategis dalam pertumbuhan perekonomian nasional guna mempertahankan produksi beras (Nugroho, 2012)

            METODE PENULISAN

            Metode yang digunakan dalam penulisan ini berdasarkan pandangan dari penulis yang dituangkan dengan menggunakan bahasa dan kata-kata dari penulis sendiri. Kemudian bersumber dari masyarakat setempat serta dari internet, jurnal dan buku sebagai pendukung dari tulisan ini.

            PEMBAHASAN

Irigasi atau pengairan adalah suatu usaha mendatangkan air dengan membuat bangunan dan saluran-saluran ke sawah-sawah atau ke ladang-ladang dengan cara teratur dan membuang air yang tidak diperlukan lagi setelah air tersebut dipergunakan dengan sebaik-baiknya pengairan mengandung arti memanfaatkan dan menambah sumber air dalam tingkat tersedia bagi kehidupan tanaman apabila air terdapat berlebihan dalam tanah maka perlu dilakukan pembuangan atau drainase agar tidak mengganggu kehidupan tanaman sawah irigasi merupakan faktor utama dalam pencapaian ketahanan pangan nasional agar produksi beras di lahan beririgasi maksimal maka jaringan irigasi harus dikelola dengan baik.

Irigasi, usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa dan irigasi tambak. Tujuan irigasi adalah mengalirkan air secara teratur sesuai kebutuhan tanaman pada saat persediaan air tanah tidak mencukupi untuk mendukung pertumbuhan tanaman sehingga tanaman bisa tumbuh secara normal pemberian air irigasi yang efisien selain dipengaruhi oleh tata cara aplikasi juga ditentukan untuk oleh kebutuhan air guna mencapai kondisi air tersedia yang dibutuhkan tanaman. Pembangunan saluran irigasi sangat diperlukan untuk menunjang penyediaan bahan pangan sehingga ketersediaan air di daerah irigasi akan terpenuhi walaupun daerah irigasi tersebut berada jauh dari sumber air permukaan atau sungai hal tersebut tidak terlepas dari usaha teknik irigasi yang memberikan air dengan kondisi tepat mutu, tepat ruang dan tepat waktu dengan cara yang efektif dan ekonomis.


Pembangunan saluran irigasi persawahan dilakukan agar petani dapat menemukan solusi ketika iklim tidak stabil dengan cara mengalirkan dan mengambil air dari sumber air seperti sungai, waduk, bendungan dan lainnya yang dialirkan ke petakan sawah, mendistribusikan air pada tanaman serta mengatur dan mengukur aliran air dengan jaringan saluran irigasi terdapat penyediaan, pembagiaan dan pembuangan air irigasi yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas panen. Irigasi bermanfaat memenuhi kebutuhan air di daerah pertanian yang memiliki curah hujan rendah atau pada musim kemarau serta diperlukan agar petani dapat membersihkan tanah dan hama yang seringkali membahayakan bagi tanaman. Pembangunan saluran irigasi di desa tersebut dilakukan dengan kerja bakti sosial atau gotong royong masyarakat setempat, para petani bekerja sama untuk membuat saluran irigasi dengan memasukan dan mengalirkan air dari sebuah sungai yang langsung mengalir ke sawah-sawah melalui jaringan irigasi primer/induk, sekunder, tersier/ aliran ke petak sawah, dan kuarter/ pembuangan air irigasi. Setelah pembangunan irigasi petani mendapatkan air yang cukup untuk produktivitas tanaman dan hasil panen yang maksimal, pertanian maju dengan irigasi modern, meningkatkan ekonomi para petani serta berkelanjutan.

            KESIMPULAN

Pembangunan pertanian melalui saluran irigasi sangat bermanfaat bagi petani dalam mendapatkan kebutuhan air yang cukup untuk membudidayakan tanaman dan menjadi solusi ketika iklim tidak stabil yang meningkatkan semangat petani sehingga hasil panen bisa maksimal serta membantu perekonomian keluarga petani. Oleh karena itu pembangunan saluran irigasi sangat diperlukan di pedesaan untuk mencapai pertanian maju, sejahtera dan berkelanjutan.

            DAFTAR PUSTAKA

            Surya G. 2018. Peran Pembangunan Sektor Pertanian. Universitas Islam Riau. Pekanbaru Riau

            Basri J. 2021. Sektor Pertanian Dalam Tatanan Pembangunan Nasional. Institut Agama Islam Negeri Parepare. Sulawesi Selatan

            Nugroho Adi. 2012. Komponen Penting  Kegiatan Pertanian Irigasi. Universitas Diponegoro. Semarang Jawa Tengah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS MANFAAT PEMBANGUNAN BENDUNGAN DAN IRIGASI TERHADAP KETERSEDIAAN AIR SAWAH BAGI PETANI DI DESA SUNGAI IPUH KABUPATEN MUKOMUKO

Teknologi Mesin Pertanian Rice Transplanter Inovasi Pembagunan Pertanian Di Desa Tapak Siring Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung barat

PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PHT PADI SAWAH DENGAN MEMANFAATKAN AGENSIA HAYATI DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KELURAHAN SEMARANG KOTA BENGKULU